Kamis, 25 April 2013

MENDAKI GUNUNG



              Mendaki gunung adalah suatu kegiatan keras, penuh petualangan membutuhkan ketrampilan, kecerdasan, kekuatan dan daya juang yang tinggi. Bahaya dan tantangan yang seakan hendak  mengungguli, merupakan daya tarik dari kegiatan ini.
                Pada hakikatnya bahaya & tantangan tersebut adalah menguji kemampuan dirinya untuk bersekutu dengan alam yang keras, keberhasilan suatu pendakian yang sukar dan sulit. Berarti keunggulan terhadap rasa takut dan kemenangan terhadap perjuangan melawan dirinya sendiri.
               
Pengertian dan tujuan kegiatan mountenering
·         montain -> gunung
·         Mountainer -> orang yg berkegiatan di gunung.
·         Mountenering ->  suatu perjalann yang meliputi mulai dari hillnwalking sampai pendakian ke puncak – puncak  gunung yang sulit.

Banyak alasan orang melakukan kegiatan mountenering namun pada dasarnya kegiatan itu dilakukan untuk
1.       Mata pencaharian
2.       Adat istiadat
3.       Agama (kepercayaan)
4.       Ilmu pengetahuan
5.       Petualangan
6.       Olahraga
7.       Rekreasi

Termonologi Gunung
1.       Gunung  -> Suatu puncak ketinggian dari atas permukaan laut dan daratan di sekelilingnya.
2.       Pegunungan -> Barisan / sekumpulan gunung yang saling berdekatan.
3.       Bukit -> Gunung yang ketinggiannya tidak lebih dari 600 mdpl.
4.       Perbukitan -> Barisan / sekumpulan bukit yang saling berdekatan.
5.       Tebing -> Lereng pada dinding gunung yang terjal.
6.       Sadel -> Pertemuan dua titik pada suatu pegunungan.
7.       Pass -> Celah panjang antara dua pegunungan.
8.       Col -> Celah sempit antara dua puncak.
9.       Platcau -> Dataran tinggi diatas daerah ketinggian.
1.   Simmit -> puncak.

Persiapan dalam sebuah perjalanan
1.       Dapat berfikir secara logis.
2.       Memiliki pengetahuan dan ketrampilan
3.       Dapat mengkoordinir tubuh
·         Koordinasi antara otak dengan anggota tubuh
·         Keseimbangan antara emosi dan kemampuan diri
·         Ketenangan dalam melakukan tindakan
·         Koordinasi antar anggota tubuh

4.       Kondisi fisik yang memadai
5.       Berdo’a
Jenis perjalanan bedasarkan tingkat kesulitan medan
1.       Walking -> Berjalan tegak, tidak memerlukan perlengkapan kaki yang serius.
2.       Hiking (hillwalking) -> Medan sedikit bertambah sulit , sehingga dibutuhkan perlengkapan kaki yang memadai
3.       Climbing
·         Rockclimbing -> Pemanjatan pada medan batu.
·         Screambling -> Medan semakin curam sehingga dibutuhkan bantuan tangan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Praktik tidak memerlukantali ataupun perlengkapan lainnya yang khusus.
·         Technical Climbing -> Pemanjatan pada permukaan tebing yang sulit. Dibutuhkan teknik khusus dan bantuan peralatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar