Dalam
keadaan survival diperlukan pengetahuan terhadap kondisi dan kebutuhan tubuh,
bukan mutlak mengerti secara fisik tetapi memahami reaksi atau dampak akibat
pengaruh lingkungan. menggunakan pengetahuan dalam usaha mengatur diri saat
keadaan darurat adalah kunci dari survival. Pengaturan disini adalah memelihara
ketrampilan dan kemampuan untuk mengontrol sumber daya didalam diri dan
kemampuan memecahkan persoalan, bila pengaturan keliru, tidak hanya badan
terganggu akan tetapi dapat langsung berdampak terhadap kemampuan untuk tetap
hidup. Memahami jenis kebutuhan hidup yang menjadi prioritas sangat
menguntungkan didalam situasi survival.Dalam kondisi survival tantangan yang
sangat dominan adalah sikap mental atau psikologis untuk mencari kebutuhan
tubuh dan untuk memperolehnya dibutuhkan gagasan-gagasan dengan dasar
pertimbangan dari pengalaman atau pendidikan yang pernahdiikutinya, pengalaman
hidup dengan resiko tinggi dan aktivitas menantang terbukti dapat membuat orang
belajar untuk berbuat yang lebih baik dan melakukan adaptasi efektif.
Berikut
adalah contoh susunan prioritas dalam keadaan survival :
1. Tentunya yang paling utama adalah udara. bernafas dilakukan
setiap detikuntuk bertahan hidup oleh karena itu udara mendapat prioritas utama
untuk bertahan hidup. survival tanpa udara umumnya hanya bertahan selama 3
sampai 5 menit.
2. Selanjutnya dibutuhkan perlindungan, dari cuaca buruk dan
keganasan alam. sejak keberadaannya manusia dibatasi lingkungannya sendiri
mulai dari temperatur yang sangat berpengaruh pada tubuh. Untuk itu diperlukan
sesuatu yang dapatmelindunginya contohnya api yang dapat menghangatkan dan
menjaga temperatur tubuh, jika tidak ada rumah, tenda atau gua. Api dapat
dimasukkan kedalam prioritas kedua
3. Istirahat, sepele namun dibutuhkan, dengan istirahat jaringan
tubuh akanterbebas dari CO2, asam dan pemborosan lain. Istirahat yang dimaksud
adalah istirahat fisik dan juga mental sebab stress dapat mengurangi kemampuan
untuk bertahan. Dengan demikian istirahat dapat dimasukkan kedalam prioritas
ketiga.
4. Air. Kehilangan cairan dan kondisi air yang tidak dapat diminum
adalah persoalan didalam survival. Tubuh manusia kira-kira terdiri dari 2/3
jaringan yang mengandung air dan merupakan bagian sistem sirkulasi di dalam
organ tubuh. Airdapat menjaga suhu tubuh, memperlancar buang air dan mencerna
makanan. Kondisilingkungan yang exstrem tanpa air dapat mengurangi kemampuan
bertahan hidup hingga tiga hari, sehingga air dapat dimasukkan kedalam
prioritas keempat. Sangatlahbijaksana apabila pemakaian air dapat dihemat.
5. Tubuh manusia membutuhkan makanan tiga kali sehari. Tetapi
sementara banyak manusia di benua lain hanya dapat makan sekali sehari atau
bahkan tidak makan berhari-hari. Catatan menunjukkan bahwa tanpa makanan
survivor dapat bertahanselama 40 sampai 70 hari. Keharusan untuk mendapatkan
makanan adalah prioritas terakhir dalam survival. Penghematan energi adalah
salah satu cara untuk mengimbangi kekurangan makanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar